TUGAS SIM 3
- Tingkatan atas lebih banyak berhubungan dengan keputusan tidak terstruktur, karena situasi disini lebih banyak adanya peristiwa secara tiba-tiba atau mendadak yang menjadikan pengambilan keputusan secara mendadak atau tidak berkala. Misalnya saja keputusan pembelian sistem komputer yang lebih bagus dan canggih atau bisa juga keputusan alokasi dana promosi. Karena sistem suatu komputer tidak dapat ditentukan kapan akan rusak atau harus diganti jika tidak ada munculnya suatu sistem komputer yang lebih baik lagi dan juga lengkap sehinnga lebih efisien. Jadi, situasi ini tidak dapat diduga-duga, maka dari itu tingkatan ataslah yang berwewenang dalam mengambil keputusan ini.
- Tingkatan bawah lebih banyak berhubungan dengan keputusan terstruktur, karena dalam situasi ini memang sering berada pada para tingkatan bawah, karena kegiatan ini terjadi secara berkala dan berulang-ulang hal ini lah yang menjadi tanggung jawab oleh para tingkatan bawah. Misalnya saja dalam hal pemesanan bahan sayuran di sebuah hotel, tentu bukan seorang manajernya yang melakukannya tetapi oleh para chef kitchen yang melakukannya. Begitu pula dalam hal penagihan hutang piutang, contohnya jika ada seorang tamu yang belum melunasi pembayaran kamar hotel tentu bagian receptionis yang akan melakukannya tidak mugkin seorang Front Office Manager.
- Sistem Pendukung Keputusan (Inggris : Decision Support System disingkat DSS) adalah bagian dari sistem informasi (termasuk sistem berbasis pengetahuan (manajemen pengetahuan)) yang dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan atau dapat juga dikatakan sebagai sistem komputer yang mengolah data menjadi informasi untuk mengambil keputusan dari masalah semi terstruktur yang spesifik. Misalnya saja seorang Food&Beverage Manager mendapatkan laporan bahwa salah satu waiter katahuan tidak masuk kerja lebih dari ketentuan yang berlaku maka beliau harus memecatnya karena melanggar peraturan perusahaan. Tentu seorang manager tidak mungkin langsung memecatnya pasti harus disertai bukti-bukti yang kuat, dari mana manager itu mendapatkan bukti itu, beliau memperoleh itu dari data-data yang berada pada sistem komputer. Beliau akan mengecek kehadiran melalui sistem ini, nselain itu bisa juga melalui keterangan para rekan kerjanya. Pokoknya segala sesuatu yang mendukung pangambilan informasi ini dapat dijadikan bukti apakah waiter tersebut benar melanggar. Semua ini termasuk pendukung keputusan.
good answer, please gave answer for complete answer.
BalasHapusthanks
your score +2